Kane Gagal Penalti, Bayern Gagal Menang! Der Klassiker Kontra Dortmund Berakhir Dramatis 2-2
Munich, Detikwarta.com — Pertandingan bergengsi Der Klassiker antara Bayern Munich dan Borussia Dortmund menghadirkan drama hingga menit-menit akhir. Bermain di Allianz Arena, Sabtu (31/10/2026), kedua rival Bundesliga tersebut harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2.
Kegagalan Harry Kane mengeksekusi penalti pada babak kedua menjadi salah satu momen penting pertandingan. Bayern yang sempat dua kali unggul justru gagal mempertahankan keunggulan setelah Fábio Silva mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89.
Hasil ini membuat persaingan kedua tim di papan atas Bundesliga semakin menarik. Bayern dan Dortmund sama-sama mengoleksi 18 poin setelah delapan pertandingan tetapi Bayern tetap berada di puncak klasemen berkat keunggulan selisih gol.
Bayern Unggul Lebih Dulu Lewat Konrad Laimer
Sejak awal pertandingan Bayern tampil agresif dengan penguasaan bola yang dominan. Michael Olise sempat mengancam pertahanan Dortmund melalui tendangan yang membentur mistar gawang pada menit ke-10.

Dortmund juga sempat merayakan gol melalui Jobe Bellingham pada menit ke-34. Namun, setelah peninjauan VAR, gol tersebut dianulir karena terjadi pelanggaran Carney Chukwuemeka terhadap penjaga gawang Bayern, Jonas Urbig.
Bayern akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-38. Konrad Laimer memanfaatkan bola muntah hasil tendangan pertamanya yang berhasil ditepis Gregor Kobel. Gol tersebut membawa Bayern unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Harry Kane Gagal Penalti, Dortmund Bangkit
Memasuki babak kedua, Bayern mendapatkan peluang emas untuk menggandakan keunggulan. Wasit menunjuk titik putih pada menit ke-56 setelah Felix Nmecha dinilai melakukan handball di kotak penalti.
Harry Kane yang dipercaya menjadi eksekutor gagal memanfaatkan kesempatan tersebut. Tendangannya justru menghantam mistar gawang sehingga Bayern kehilangan peluang memperlebar keunggulan.
Kegagalan itu kemudian dimanfaatkan Dortmund untuk membangun serangan balik. Pada menit ke-60, Serhou Guirassy berhasil mencetak gol penyama kedudukan setelah menerima umpan dari Carney Chukwuemeka.
Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan semakin terbuka.
Upamecano Kembali Bawa Bayern Unggul
Bayern tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali memimpin. Pada menit ke-66, Joshua Kimmich mengirimkan umpan ke area berbahaya yang kemudian disambut sundulan Harry Kane ke arah Dayot Upamecano.
Bek Bayern tersebut berhasil menyelesaikan peluang dari jarak dekat dan mengubah skor menjadi 2-1.
Setelah gol itu, Bayern terus berusaha menambah keunggulan. Kane bahkan kembali mendapatkan peluang tetapi tendangannya membentur tiang gawang. Sejumlah kesempatan lain juga gagal dikonversi menjadi gol.

Fábio Silva Hancurkan Harapan Kemenangan Bayern
Ketika Bayern tampak semakin dekat dengan kemenangan, Dortmund justru memberikan kejutan pada menit ke-89.
Berawal dari situasi sepak pojok, Bayern gagal membersihkan bola dengan sempurna. Fábio Silva memanfaatkan kesempatan tersebut dengan melepaskan tendangan rendah ke sudut jauh gawang Jonas Urbig.
Gol itu mengubah skor menjadi 2-2 sekaligus membuat pendukung Dortmund bersorak merayakan gol penyeimbang pada penghujung pertandingan.
Drama belum berakhir. Pada masa tambahan waktu, Lennart Karl hampir mencetak gol kemenangan bagi Bayern melalui tendangan jarak jauh. Namun, bola kembali membentur mistar gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 2-2.
Kedua Tim Sama-sama Mengoleksi 18 Poin
Hasil imbang ini membuat Bayern Munich dan Borussia Dortmund sama-sama mengumpulkan 18 poin dari delapan pertandingan Bundesliga musim 2026/2027.
Bayern masih mempertahankan posisi puncak klasemen berkat keunggulan selisih gol, sementara Dortmund terus menempel dalam persaingan papan atas.
Bagi Bayern, hasil tersebut tentu menyisakan kekecewaan karena gagal mengamankan kemenangan meskipun sempat dua kali memimpin. Sementara itu, Dortmund membawa pulang satu poin berharga setelah menunjukkan daya juang hingga menit-menit terakhir.
Der Klassiker kali ini kembali membuktikan bahwa pertandingan Bayern kontra Dortmund selalu menghadirkan persaingan ketat, peluang-peluang berbahaya, dan drama yang dapat berubah hingga detik terakhir.
